7 Fakta Penting tentang Vaksin Sinovac yang Harus Diketahui

Fakta Penting tentang Vaksin Sinovac

Sejak merebaknya Corona, kehadiran vaksinnya sudah sangat dinanti. Vaksin Sinovac yang telah didatangkan ke Indonesia pada awal Desember 2020 tersebut merupakan vaksin siap pakai. Vaksin Sinovac ini dianggap mampu mencegah, bahkan menghentikan, penularan virus Covid-19.

Saat ini vaksin Sinovac telah berada pada masa uji klinik fase ketiga untuk mengetahui keamanan dan khasiatnya. Uji klinik fase ketiga ini dilaksanakan oleh Tim Peneliti Fakultas Kedokteran PT Bio Farma yang bekerja sama dengan Sinovac Biotech, China.

Fakta Penting tentang Vaksin Sinovac

Sebelum dinyatakan lolos uji untuk dipergunakan secara luas oleh masyarakat, berikut adalah 5 fakta penting tentang vaksin Sinovac yang harus diketahui

⦁ Cara Kerja Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac bekerja dengan menggunakan partikel virus yang telah dimatikan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa memunculkan risiko munculnya penyakit lain yang lebih serius.

Cara kerjanya adalah menyuntikkan sebagian kode genetik virus Corona ke dalam tubuh agar tubuh mulai membuat protein virus, tetapi tidak seluruh virus. Meskipun begitu, hal ini dianggap cukup mampu untuk melatih sistem kekebalan untuk menyerang virus. Metode ini banyak digunakan dalam membuat vaksin penyakit lain seperti hepatitis, flu, dan polio.

Kelebihan vaksin Sinovac salah satunya adalah dapat disimpan di lemari es standar pada suhu 2-8 derajat Celcius. Hal ini berarti negara berkembang dapat menggunakan vaksin Sinovac yang mungkin tidak dapat menyimpan vaksin dalam jumlah besar pada suhu rendah.

⦁ Keefektifan Vaksin Sinovac

Meskipun belum ada laporan resmi tentang keefektifan vaksin Sinovac fase ketiga ini, tetapi saat dilakukan pengujian pada bulan September terhadap 1000 relawan, hasilnya menunjukkan bahwa ketidaknyamanan akibat pemberian vaksinasi ini tidak melebihi 5%. Angka ini menunjukkan bahwa keefektifan vaksin Sinovac terbukti cukup tinggi.

⦁ Pelaksanaan Uji Klinis Tahap Ketiga Dilakukan Oleh Beberapa Negara

Bukan Indonesia saja yang melaksanakan uji klinis tahap ketiga terhadap vaksin Sinovac ini. Tercatat Bangladesh dan Brasil juga melakukan uji klinis tahap ketiga.

Namun, BPOM telah mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang pemantauan Uji klinis tahap ketiga ini hingga tiga bulan ke depan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan tingkat keefektifan serta efek samping vaksin Sinovac tersebut.

⦁ Bahan baku vaksin Sinovac akan akan datang sebanyak 15 juta dosis pada akhir bulan Desember 2020

Indonesia telah menerima vaksin Sinovac sebanyak 1.2 juta dosis dari China dan akan dilanjutkan untuk menerima bahan baku vaksin yang sama sebanyak 15 juta dosis untuk diproduksi di Indonesia. Tahap kedua nanti, diharapkan Indonesia akan menerima 1,8 juta dosis dan bahan baku untuk memproduksi 30 juta pada akhi Januari 2021.

⦁ Izin Edar Vaksin Sinovac dari BPOM Kemungkinan Besar Akan Keluar Januari 2021

Vaksin Sinovac tahap pertama yang telah sampai di Indonesia ini masih belum dapat didistribusikan. Hal ini karena BPOM belum mengeluarkan izin edar dan penggunaan.

Izin edar vaksin Sinovac ini akan dikeluarkan bila hasil evaluasi terhadap kualitas, keamanan, dan manfaat yang diharapkan sudah terbukti lebih banyak manfaatnya untuk masyarakat berdasarkan hasil uji klinis. Izin edar vaksin Sinovac ini kemungkinan besar baru dapat dikeluarkan pada akhir Januari 2021.

⦁ Kadaluwarsa Vaksin Sinovac

Masa kadaluwarsa vaksin Sinovac yang sedang berada pada tahap uji klinis ketiga ini adalah tiga tahun.

⦁ Cara Mendapatkan dan Harga Vaksin Sinovac

Secara khusus pemerintah belum mengumumkan cara mendapatkan vaksin Sinovac. Belum ada pengumuman resmi tentang tata cara pemesanan. Demikian juga dengan jalur distribusi untuk kebutuhan program bantuan pemerintah. Harga vaksin Sinovac juga belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah, sehingga informasi mengenai harga vaksin ini di pasaran belum dapat dipercaya sumbernya.

Semua pihak berharap ketersediaan vaksin Sinovac ini segera terpenuhi untuk seluruh lapisan masyarakat. Meskipun telah ditemukan vaksinnya, kesehatan harus tetap dijaga. Menjaga gaya hidup sehat dengan nutrisi yang baik, olah raga rutin, dan istirahat yang cukup adalah kunci badan tetap bugar. Konsumsi suplemen makanan dan multivitamin diperlukan juga untuk meningkatkan stamina. Saat pembatasan sosial diberlakukan, penyediaan suplemen dan obat dalan dilakukan oleh Halodoc.

Halodoc juga menyediakan tim dokter yang dapat menjawab pertanyaan mengenai gejala suatu penyakit termasuk pemesanan obat melalui layanan daring. Tidak hanya itu, Halodoc juga menyediakan informasi rumah sakit terdekat yang dapat diakses saat membutuhkan pertolongan medis. Artikel kesehatan juga banyak disediakans sesuai dengan kebutuhan. Halodoc adalah satu layanan paripurna untuk kesehatan Anda!


Fakta Penting tentang Vaksin Sinovac - Cosmogirl

Belum ada Komentar untuk "7 Fakta Penting tentang Vaksin Sinovac yang Harus Diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel