Close
√ Serba Serbi Tentang Kredit Motor Syariah, Cara Pengajuan dan Keuntungan - CosmoGIRL -->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serba Serbi Tentang Kredit Motor Syariah, Cara Pengajuan dan Keuntungan

https://images.unsplash.com/photo-1596036753691-6fef728e62cc?ixlib=rb-1.2.1&ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&auto=format&fit=crop&w=870&q=80

Kredit motor syariah menjadi solusi untuk Anda yang ragu dengan sistem kredit konvensional. Kredit satu ini menawarkan jaminan tanpa riba.

Pembiayaan motor syariah adalah pembiayaan kepemilikan sepeda motor dengan skema murabahah tanpa wakalah guna memenuhi kebutuhan nasabah.

Pada bank syariah, pembiayaan kendaraan bermotor menggunakan sistem murabahah. Murabahah adalah akad jual beli antara nasabah dengan bank. Berdasarkan aturan pada sistem ini, umumnya akan dijelaskan jenis dan jumlah barang yang akan dikredit.

“Jadi, antara pembeli dan penjual mengetahui besaran nilai pokok barang dan margin keuntungan yang didapat oleh bank sebagai pengganti bunga,” demikian ulasan di laman informasi cicilan motor syariah BSI OTO.

Sistem murabahah ini tidak hanya bisa diterapkan pada pembelian motor, namun bisa juga untuk membeli mobil dengan mekanisme pembayaran yang sama. Kemudian, tidak ada ketentuan apakah motor harus baru atau bekas.

Kelebihan kredit motor syariah

Kelebihan sistem ini adalah tidak mengenal bunga kredit. Pasalnya, sistem yang digunakan merupakan bagi hasil. Besaran cicilan pada kredit motor syariah juga akan sama, yakni sejak awal hingga akhir pelunasan cicilan.


Nasabah juga tidak akan dikenakan denda tambahan jika terlambat melunasi cicilan pada periode tertentu. Sebagai gantinya, bank atau lembaga pembiayaan akan menarik dana dari nasabah untuk disedekahkan kepada lembaga sosial.

Perbedaan dengan Model Konvensional

Kredit syariah memiliki akad murabahah atau ijarah wa istina sesuai dengan prinsip Islam.

Meski secara nominal sama dengan sistem konvensional, kredit syariah tidak terhitung riba karena nominal tambahan adalah keuntungan penjualan yang dimiliki lembaga kredit.

Semua aspek dalam kredit dituliskan secara jelas, sehingga tidak ada kesalahpahaman. Dengan sistem yang lebih transparan, kredit motor syariah banyak memberi manfaat untuk masyarakat.

Cara Pengajuan

Ada beberapa hal yang harus Anda penuhi untuk bisa mengajukan kredit motor syariah. Berikut beberapa syarat pengajuan kredit motor syariah yang harus Anda penuhi:

1. Memiliki Riwayat Kredit yang Baik

Apabila Anda ingin mengajukan kredit menggunakan sistem ini, maka harus memiliki bukti bahwa riwayat kredit Anda bersih. Hal tersebut adalah kepatuhan terhadap tenor dan menyelesaikan pembayaran dengan teratur.

2. Berpenghasilan Cukup

Sama dengan kredit motor konvensional, Anda juga wajib memiliki penghasilan tetap sebagai jaminan bahwa Anda mampu menyelesaikan pembayaran. Hal tersebut didukung dengan adanya riwayat kredit yang baik supaya proses berlangsung lebih mudah.

3. Memilih Lembaga yang Sesuai

Dalam keuangan syariah, ada beberapa prinsip yang digunakan, antara lain:

  • Jual beli dengan keuntungan yang jelas (murabahah)
  • Kontrak yang berakhir dengan pemindahan kepemilikan (ijarah muntahiya bittamlik)
  • Kontrak kongsi berkurang serta sewa (musyarakah mutanaqishah)

Ketiganya memiliki skema berbeda. Maka, Anda harus memilih skema yang tepat supaya proses kepemilikan hanya memakan waktu yang singkat. Anda bisa menanyakan hal tersebut ke petugas di lembaga pilihan Anda.

4. Menyiapkan Persyaratan yang Diberikan

Anda harus menyiapkan berkas legal untuk mengajukan kredit motor syariah, seperti KTP, SIM, KK, NPWP, Surat Keterangan Kerja atau Surat Izin Usaha bagi pengusaha, kemudian cetak rekening koran 3 bulan ke belakang.

Periksa setiap berkas yang akan diminta. Anda juga bisa mengurutkan berdasarkan yang paling penting. Dengan begitu proses pemilikan tidak akan tertunda karena kesalahan atau kekurangan berkas penting

5. Menentukan Waktu Pengajuan

Waktu pengajuan kredit biasanya menentukan kredit disetujui atau tidak. Apabila Anda memilih momentum yang tepat, tentunya akan mudah bagi Anda memiliki motor impian.

Ada dua momentum yang pas untuk mengajukan kredit motor syariah, antara lain, saat promosi berlangsung. Apabila sebuah perusahaan melakukan promosi, artinya mereka sedang berusaha menaikkan penjualan. Kondisi tersebut bisa Anda manfaatkan untuk melampirkan berkas pengajuan.

Kemudian, saat ada produk baru. Jika sebuah produk baru dirilis, maka perusahaan akan menggenjot penjualan. Dengan begitu, potensi kredit disetujui juga semakin lebih besar.

Lalu, pada periode akhir tahun, perusahaan akan berusaha memenuhi target tahunan. Maka, jika Anda bisa mengajukan kredit di masa ini, selain mendapatkan promo menarik, kredit juga akan mudah disetujui.

Demikian informasi seputar kredit motor syariah. Semoga memberi manfaat untuk Anda. Pastikan Anda memilih lembaga pembiayaan terpercaya jika tertarik mengajukan kredit motor dengan sistem ini.

Posting Komentar untuk "Serba Serbi Tentang Kredit Motor Syariah, Cara Pengajuan dan Keuntungan"