CG! Diary
14/1/2016

Stop! Verbal Bullying Dari Sekarang

Bete nggak sih kalau kita dipanggil dengan nama yang bukan pemberian dari orangtua kita oleh teman-teman kita? Misalnya, karena badan kita kecil, kita punya julukan kutu dan kita dipanggil kutu oleh teman-teman kita. Hal tersebut merupakan sebuah contoh kasus verbal bullying yang banyak banget dialami oleh anak-anak bahkan hingga dewasa.

Melihat kasus tersebut, Coca-Cola Indonesia bersama komunitas anti-bullying, SudahDong meluncurkan kampanye “RayakanNamamu”, yang membawa misi untuk menyadarkan masyarakat Indonesia merayakan keindahan makna dari sebuah nama. Kampanye ditandai dengan peluncuran sebuah film pendek berisi cerita dari tiga orang yang mewakili korban bullying verbal melalui praktek pemberian nama julukan atau name-calling.Verbal bullying merupakan sebuah bentuk lain dari praktek bullying (penindasan) yang dapat terjadi pada siapa saja. Menaruh keprihatinan tinggi terhadap hal pelecehan ini, Katyana Wardhana selaku Pendiri SudahDong menyebutkan, “Dari data UNICEF terdapat 50% anak melaporkan mengalami bullying di sekolah. Hal ini seringkali mengakibatkan minat dan prestasi sekolah yang menurun, bolos sekolah, pindah atau bahkan drop-out dari sekolah.  Kami yakin hal ini tidak bisa didiamkan dan perlu gerakan aktif dari masyarakat, termasuk juga anak muda untuk menjadi bagian sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.”  Liza Marielly Djaprie, seorang psikolog menjelaskan bahwa Bullying dapat terjadi di mana saja, baik di sekolah, lingkungan sekitar bahkan rumah atau keluarga. Ada banyak penyebab dari hal ini baik itu dari diri pribadi pelaku seperti di antaranya rasa kesal atau permusuhan, rasa kurang percaya diri, dendam maupun akibat pengaruh negatif dari luar seperti media. Name calling sendiri makin marak terjadi saat ini di kalangan masyarakat Indonesia yang sangat aktif dalam dunia maya, bahkan sampai di kalangan anak-anak dan kurang adanya filter dimana sayangnya belum ada kesadaran yang kuat dari masyarakat untuk menanggulangi hal tersebut.Tatjana Saphira, turut hadir sebagai pendukung gerakan anti verbal bullying. Menurut Tatjana, kita sebagai generasi muda Indonesia turut serta dalam kampanye positif ini dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri, lingkungan dan keluarga,bahkan Indonesia secara luas.Yuk girls, ikut berpartisipasi melawan verbal bullying dengan mengikuti kampaye“Rayakan Namamu” yang merupakan penutup program ‘Share a Coke’ yang diadaptasi dari kampanye global Coca-Cola. Kitadapat berpartisipasi dalam kampanye ini dengan mengganti profil avatar sosial kita dan membagikan dukungannya melalui twibbon ke profil Facebook dan Twitter mereka dengan mengaksescokeurl.com/rayakannamamu. Masyarakat Indonesia pun dapat berbagi makna nama mereka di website Coca-Cola dicokeurl.com/shareacokeid.



Untuk menanggulangi keborosan karena jajan yang cukup menguras dompet, Permata Bank memberikan solusi buat kita. Beberapa waktu lalu, Permata Bank mengumumkan promosi terbaru…

2017-06-02

Onic Metheany

Baju olahraga yang baik adalah mampu menyerap dan melepaskan keringat agar membuat olahraga semakin menyenangkan dan nyaman. Nah, oleh sebab itu kita harus…

2017-04-18

Onic Metheany

Girls, tahukah kamu kalau paparan sinar matahari serta polusi udara bisa membuat kulit kita mengalami penuaan dini. Nggak mau kan baru menginjak 20…

2017-03-19

Onic Metheany