Life
12/9/2017

Keseruan Soundrenaline 2017: Festival Musik Penuh Kolaborasi

Keseruan Soundrenaline 2017: Festival Musik Penuh Kolaborasi

Pada gelaran yang tahun ini mengangkat tema United We Loud, Soundrenaline 2017 menghadirkan lebih dari 70 penampil sekaligus mencoba menyuarakan semangat persatuan untuk terus berkarya dan berekspresi. Menariknya, aksi-aksi panggung yang disuguhkan bukan sekedar formasi yang biasa kita temukan di kebanyakan line up. Pada empat panggung yang dihelat, yakni A Stage, United We Loud Stage, Burst Stage, dan Slim Refined Stage, ada sederet kolaborasi antara para musisi yang mungkin nggak pernah terbayangkan sebelumnya.

 

 

 

Siapa yang menyangka, penyanyi pop senior Glenn Fredly memadukan vokal khasnya dengan band rock masa kini, Kelompok Penerbang Roket. Disusul dengan kolaborasi kontras yang eksklusif antara harmonisasi pop khas Andien dengan musik rock ala Scaller, Soundrenaline 2017 pun menjadi festival musik yang membuat para concert goers kian antusias.

 

Nggak cuma itu, bagi penikmat musik khususnya musik indie dalam negeri, kolaborasi Neonomora dan Homogenic, Endah and Rhesa dan Adhitia Sofyan, serta Stars and Rabbit dan Bottlesmoker patut menjadi catatan berharga kita dalam menghadiri konser. They was super cool! Belum lagi kehadiran Rhythm of People usungan front man Barasuara, Iga Massardi dan proyek kolaborasi bernama United We Loud garapan musisi senior Nikita Dompas (Psst, kakak-kakak kita yang tumbuh di era 90-an pasti nggak asing dengan nama ini!) yang menggandeng beberapa musisi kebanggaan dalam negeri. Dua di antaranya adalah Danilla dan Monita Tahalea yang dikenal dengan bakat musik yang luar biasa.

 

 

Line up lain yang sukses ngajak sing along diisi oleh Tulus, Payung Teduh, The Finest Tree, Elephant Kind, Rendy Pandugo, dan deretan nama lain yang berhasil membuat musik dalam negeri lebih beragam. Sorotan lain yang mengagumkan adalah kehadiran para penampil macanegara, yakni band asal Denmark, Mew, band asal negeri Paman Sam, Cults, serta para pemusik yang hits di era 2000-an, Dashboard Confessional dan JET.

 

 

 

Langit Bali yang sangat bersahabat, bikin penonton yang jumlahnya mencapai 83.151 orang dapat menikmati festival persembahan Sampoerna ini secara leluasa dari panggung ke panggung. Disempurnakan dengan Culture Hub, artwork persembahan Bujangan Urban, sisi-sisi GWK yang dihias medium karyanya pun menjadi terlihat artsy. Well, good performers, good venue, and good collaborators make this event really good!

 

 

 

BACA JUGA:

Alasan CG suka sama DNCE

Kolaborasi spesial Aniedn X Scaller di Soundrenaline 2017

Bocoran album baru Ariana Grande


Tagging : #concert, #life

  Sneaker kini sudah bukan hanya untuk berolah raga, namun sudah menjadi trend fashion dan lifestyle kaum urban. Ini yang membuat brand sneaker…

2017-10-17

Nungki Dwiandara

  Girls, masih ingat Digital Art Competition yang diadakan CG! X EMINA beberapa waktu lalu? Tak disangka ternyata antusias kalian dibidang digital art…

2017-10-02

Nungki Dwiandara

Time to get creative! Emina dan CosmoGIRL! mengerti bahwa kreativitas dalam digital art sudah diperlukan sejak sekolah – dan kita ingin melihat talenta…

2017-09-29

Jessica Rachel

Setelah sukses mendatangkan pengunjung di MARKAS 2016, Kaskus kembali mengadakan acara tempat bertemunya market dan komunitas di MARKAS 2017. Selama dua hari, pengunjung…

2017-09-04

Jessica Rachel

We The Fest 2017 is finally done! Festival musik multi-genre yang paling diantisipasi tahun 2017 ini akhirnya tuntas berkesan setelah berlangsung selama tiga…

2017-08-16

Arzia Nuari

Ada kemeriahan yang nggak boleh dilewatkan pada 8 September 2017 nanti! LINE Concert siap menghadirkan para musisi keren, seperti Glenn Fredly, Isyana Sarasvati,…

2017-08-07

Onic Metheany